KENDARI — Universitas Mandala Waluya, melalui Unit Pembangunan Kampus, menggelar serangkaian acara akademik berskala besar pada Senin, 7 April 2026. Kegiatan tersebut mencakup seminar, webinar, dan kuliah umum dengan menghadirkan pembicara nasional dan internasional, serta melibatkan ribuan mahasiswa dari berbagai program studi. Tema utama acara ini berfokus pada transformasi digital, kewirausahaan muda, dan pembangunan berkelanjutan di era Industri 4.0.
Penyelenggaraan acara akademik berskala besar ini merupakan komitmen Universitas Mandala Waluya untuk memberikan pembelajaran praktis kepada mahasiswa di luar ruang kelas konvensional. Sebagai salah satu universitas terkemuka di wilayah Sulawesi Tenggara, institusi pendidikan ini terus berinovasi dalam menghadirkan platform diskusi edukatif yang relevan dengan kebutuhan industri dan pasar kerja global.
### Latar Belakang Penyelenggaraan Acara
Unit Pembangunan Kampus Universitas Mandala Waluya telah mempersiapkan acara ini selama tiga bulan terakhir dengan melibatkan berbagai pihak stakeholder, termasuk industri, komunitas entrepreneur, dan lembaga pemerintah. Persiapan matang ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap sesi seminar, webinar, dan kuliah umum memberikan nilai tambah yang signifikan bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.
Menurut data yang dihimpun, terdapat lebih dari 2.500 mahasiswa yang mendaftar untuk mengikuti keseluruhan rangkaian acara ini. Jumlah tersebut jauh melampaui ekspektasi awal panitia, menunjukkan antusiasme tinggi dari kalangan akademisi Universitas Mandala Waluya terhadap isu-isu kontemporer seperti digital marketing, startup technology, dan corporate social responsibility.
Kepala Unit Pembangunan Kampus Universitas Mandala Waluya, Dr. Bambang Sutrisno, M.Sc., menjelaskan bahwa penyelenggaraan acara ini sejalan dengan visi kampus untuk menjadi pusat pembelajaran yang responsif terhadap dinamika pasar global. “Kami memahami bahwa dunia telah berubah dengan sangat cepat, terutama setelah pandemi COVID-19. Mahasiswa kami perlu dibekali tidak hanya pengetahuan teoritis, tetapi juga pemahaman praktis tentang bagaimana industri bekerja di era digital ini,” ujar Dr. Bambang dalam wawancara eksklusif pada 5 April 2026.
### Rangkaian Acara dan Pembicara
Acara dimulai pada pukul 08.00 WITA dengan pembukaan resmi di Aula Utama Kampus Unit Pembangunan Kendari. Mahasiswa, dosen, dan tamu undangan berkumpul dalam suasana yang penuh semangat untuk mengikuti serangkaian acara yang telah dirancang secara sistematis.
Seminar Pagi: Transformasi Digital untuk UMKM Indonesia
Sesi pertama menghadirkan Ir. Sinta Wijayanto, M.B.A., yang merupakan praktisi berpengalaman di bidang digital transformation dan konsultan bisnis untuk berbagai perusahaan UMKM di Indonesia. Dalam presentasinya yang berlangsung selama 90 menit, Sinta membahas strategi konkret bagaimana usaha mikro, kecil, dan menengah dapat bertransformasi digital tanpa harus mengeluarkan investasi besar-besaran.
“Transformasi digital bukan hanya tentang teknologi. Ini adalah tentang perubahan mindset. Saya telah bekerja dengan lebih dari 150 UMKM di Indonesia, dan yang saya temukan adalah bahwa UMKM yang berhasil bertransformasi adalah mereka yang berani mengambil risiko terukur dan terus belajar dari kegagalan,” papar Sinta dengan penuh percaya diri.
Presentasi Sinta dilengkapi dengan studi kasus nyata dari beberapa UMKM di Kendari dan sekitarnya yang telah berhasil memanfaatkan platform e-commerce, social media marketing, dan automation tools untuk meningkatkan penjualan hingga 300 persen dalam waktu satu tahun. Mahasiswa sangat tertarik, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan selama sesi tanya jawab.
Webinar Siang: Startup Ecosystem dan Peluang Pendanaan Bagi Entrepreneur Muda
Pada pukul 13.00 WITA, acara dilanjutkan dengan webinar yang menampilkan Dina Kusumastuti, founder dan CEO dari fintech startup “Talenta Digital Indonesia” yang telah meraih pendanaan Series A senilai 5 juta dolar dari venture capital internasional. Webinar ini juga dihadiri secara daring oleh peserta dari berbagai universitas di Indonesia dan Southeast Asia.
Dalam webinar tersebut, Dina membagikan perjalanan entrepreneurshipnya sejak dari ide sederhana hingga menjadi unicorn candidate. Dia menekankan pentingnya memiliki problem-solving mindset dan kemampuan untuk pivot ketika strategi awal tidak berhasil.
“Ketika saya memulai Talenta Digital pada tahun 2020, saya hanya memiliki 50 juta rupiah dari tabungan pribadi. Kami tidak memiliki kantor mewah, tidak memiliki marketing budget yang besar, tetapi kami memiliki visi yang jelas dan tim yang passionate. Kunci kesuksesan kami adalah fokus pada customer satisfaction dan product excellence,” ungkap Dina dengan antusiasme.
Webinar ini juga memberikan informasi berharga tentang berbagai sumber pendanaan yang dapat diakses oleh startup lokal, mulai dari angel investor, accelerator programs, hingga government grants. Lebih dari 1.200 peserta mengikuti webinar ini secara langsung dan daring, menunjukkan minat yang sangat besar terhadap topik kewirausahaan.
Kuliah Umum Sore: Kepemimpinan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Penutup dari rangkaian acara adalah kuliah umum pada pukul 15.30 WITA yang menghadirkan Prof. Dr. Handoko Wijaya, Ph.D., seorang professor of business ethics dari salah satu universitas ternama di Jawa Timur. Prof. Handoko membahas konsep corporate social responsibility (CSR) sebagai bagian integral dari strategi bisnis modern.
Dalam kuliahnya yang berdurasi 75 menit, Prof. Handoko menyajikan perspektif bahwa bisnis yang berkelanjutan adalah bisnis yang tidak hanya fokus pada profit, tetapi juga pada people dan planet. Beliau menggunakan framework Triple Bottom Line (3P) dan memberikan contoh-contoh perusahaan Indonesia yang telah berhasil menjalankan CSR secara efektif dan terintegrasi.
“Saya telah mengamati bahwa perusahaan-perusahaan yang paling resilient dalam menghadapi krisis adalah mereka yang memiliki komitmen kuat terhadap stakeholder mereka. Ini bukan hanya tentang ethics, tetapi juga tentang business intelligence yang mendalam,” jelas Prof. Handoko.
### Respons dan Antusiasme Peserta
Respons dari mahasiswa dan peserta lainnya sangat positif. Berdasarkan feedback forms yang dibagikan, 94 persen peserta menyatakan sangat puas dengan kualitas pembicara dan konten yang disampaikan. Banyak mahasiswa yang mengungkapkan bahwa mereka mendapatkan insight dan inspirasi baru dari mengikuti acara ini.
Siti Nurhaliza, mahasiswa tahun ketiga program studi Manajemen Bisnis, mengatakan, “Saya sangat terinspirasi dengan cerita sukses Mbak Dina. Sekarang saya sedang mengembangkan ide aplikasi untuk platform edukasi lokal, dan saya merasa lebih percaya diri setelah mendengarkan pengalamannya secara langsung. Saya juga sudah menghubungi beberapa narasumber untuk menjadi mentor saya.”
Sementara itu, Reza Pratama, mahasiswa dari program studi Teknologi Informasi, mengapresiasi materi yang diberikan Dr. Sinta tentang implementasi teknologi pada UMKM. “Konten yang diberikan tidak terlalu teknis tapi juga tidak terlalu simplistik. Ini sangat sesuai dengan kebutuhan kami sebagai mahasiswa yang ingin terjun ke dunia bisnis,” ujarnya.
### Dampak dan Kelanjutan Program
Universitas Mandala Waluya telah merencanakan untuk menjadikan acara semacam ini sebagai agenda tahunan. Lebih dari itu, Unit Pembangunan Kampus juga akan membentuk “Innovation and Entrepreneurship Club” yang akan memfasilitasi mahasiswa yang tertarik untuk mengembangkan ide bisnis mereka lebih lanjut.
Dr. Bambang Sutrisno mengungkapkan rencana berkelanjutan ini: “Kami tidak hanya ingin mengadakan seminar one-time event. Kami ingin membangun ekosistem yang mendukung inovasi dan entrepreneurship di kampus. Kami akan menyediakan incubator space, mentoring program, dan akses ke network investor untuk mahasiswa yang memiliki ide bisnis yang potensial.”
Selain itu, beberapa perusahaan dan investor yang hadir dalam acara ini telah menunjukkan minat untuk berkolaborasi lebih lanjut dengan universitas. PT Telkom Indonesia, PT Bank Mandiri, dan beberapa perusahaan startup telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Mandala Waluya untuk program magang, recruitment, dan co-research.
### Kesimpulan
Penyelenggaraan seminar, webinar, dan kuliah umum pada 7 April 2026 oleh Universitas Mandala Waluya melalui Unit Pembangunan Kampus telah mencapai target dan bahkan melampaui ekspektasi. Acara ini telah memberikan platform yang sangat berharga bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para praktisi dan thought leaders di bidangnya masing-masing.
Dengan menghadirkan pembicara berkualitas, konten yang relevan, dan format yang interaktif, Universitas Mandala Waluya telah menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Semoga momentum ini dapat terus dijaga dan dikembangkan, sehingga universitas dapat terus menjadi agent of change dalam menghasilkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menjadi problem solver dan innovator di masyarakat.
(Artikel ini ditulis oleh Biro Humas Universitas Mandala Waluya, redaksi menerima kontribusi berita dari seluruh unit di kampus. Untuk pengiriman berita kampus, hubungi [email protected])
—
Statistik Acara:
– Total peserta: 2.847 orang
– Peserta luring: 2.100 orang
– Peserta daring: 747 orang
– Tingkat kepuasan: 94%
– Media partner: 12 outlet berita
– MoU yang ditandatangani: 5 perjanjian