Universitas Mandala Waluya Gelar Festival Olahraga dan Seni Budaya Terbesar, Libatkan 2.000 Mahasiswa dari Seluruh Program Studi

Kendari – Universitas Mandala Waluya, khususnya melalui Unit Pembangunan Kampus yang berlokasi di Kendari, menyelenggarakan Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya. Acara yang dilaksanakan pada 15 April 2026 ini menghadirkan partisipasi lebih dari 2.000 mahasiswa dari berbagai program studi, menampilkan lebih dari 50 cabang olahraga dan seni pertunjukan tradisional hingga kontemporer.

Festival yang berlangsung selama empat hari penuh ini menjadi wujud nyata dari komitmen Universitas Mandala Waluya dalam mengembangkan potensi mahasiswa di bidang olahraga dan seni budaya, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal Sulawesi Tenggara.

Latar Belakang Penyelenggaraan

Unit Pembangunan Kampus Universitas Mandila Waluya telah merencanakan penyelenggaraan festival ini selama enam bulan terakhir, melibatkan koordinasi dari berbagai departemen, termasuk Biro Akademik, Divisi Kemahasiswaan, dan Kantor Tata Usaha. Menurut data yang dikumpulkan, inisiatif ini lahir dari hasil evaluasi program pengembangan mahasiswa tahun akademik 2024-2025 yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam minat mahasiswa terhadap kegiatan ekstrakurikuler.

“Kami melihat antusiasme luar biasa dari mahasiswa dalam mengikuti berbagai kegiatan di luar ruang kelas. Festival ini adalah respons kami terhadap kebutuhan itu,” ungkap Dr. Bambang Sutrisno, Rektor Universitas Mandala Waluya, dalam sambutan pembukaan pada Selasa (15/4/2026) pagi.

Lokasi penyelenggaraan Festival Olahraga dan Seni Budaya ini dipilih strategis di kawasan Unit Pembangunan Kampus yang memiliki fasilitas lengkap, termasuk lapangan olahraga multifungsi seluas 15 hektar, tiga hall pertunjukan, dan berbagai venue pendukung. Pemilihan lokasi ini juga mempertimbangkan aksesibilitas bagi mahasiswa dari seluruh program studi yang tersebar di kampus utama maupun kampus satelit di area Kendari.

Ragam Cabang Olahraga dan Seni Budaya

Festival tahun ini menawarkan kompetisi yang sangat beragam, mencerminkan keragaman minat dan bakat mahasiswa Universitas Mandala Waluya. Dalam kategori olahraga, tersedia 52 cabang yang terbagi ke dalam beberapa klaster, yaitu olahraga tradisional, olahraga modern, dan olahraga ekstrem.

Cabang olahraga tradisional yang dipertandingkan meliputi pencak silat, tari perang, dan permainan tradisional Sulawesi Tenggara seperti caci dan jonggara. Sementara itu, kategori olahraga modern mencakup sepak bola, voli, basket, tenis meja, bulu tangkis, badminton, dan atletik dengan berbagai nomor. Tidak hanya itu, ada pula cabang olahraga ekstrem seperti skateboarding, parkour, dan climbing yang menarik perhatian generasi muda kampus.

Setiap cabang olahraga telah didampingi oleh pelatih profesional yang direkrut khusus untuk memastikan standar kompetisi yang berkualitas. Selain itu, tersedia juga kategori khusus untuk mahasiswa putri, termasuk kompetisi yang dirancang inklusif untuk mahasiswa berkebutuhan khusus.

Di sisi seni budaya, festival ini menampilkan deretan pertunjukan yang memukau. Kategori seni pertunjukan mencakup musik tradisional seperti gamelan Jawa, tar dan rebana dari tradisi Islam, serta alat musik tradisional Sulawesi Tenggara seperti gong dan kolintang. Adapun pertunjukan seni kontemporer meliputi musik pop, rock, jazz, dance modern, dan contemporary dance.

“Kami juga menghadirkan kategori baru tahun ini, yaitu kategori seni rupa digital dan desain fashion yang menggabungkan motif tradisional dengan estetika modern,” jelas Dwi Wahyu Utami, Kepala Divisi Kemahasiswaan Universitas Mandala Waluya, ketika ditemui di area festival pada 16 April 2026.

Lebih jauh, festival ini juga menyelenggarakan lomba tari yang mencakup tari tradisional nusantara, tari daerah Sulawesi, dan tari kontemporer. Partisipasi dalam kategori tari mencapai 180 peserta dari berbagai program studi, menampilkan keindahan gerakan dan kostum yang memukau.

Partisipasi Mahasiswa dan Antusiasme Kampus

Data partisipasi menunjukkan tingkat keterlibatan yang sangat tinggi. Dari total 2.000 mahasiswa yang aktif berpartisipasi, 65 persen merupakan peserta pertama kali mengikuti festival skala besar ini. Mayoritas peserta berasal dari program studi Ilmu Olahraga (27%), Seni Rupa (18%), Musik (15%), dan sisanya dari berbagai program studi lainnya.

Program studi Ilmu Keolahragaan menjadi yang terdepan dalam jumlah peserta dengan kontribusi 540 mahasiswa, diikuti oleh Fakultas Seni dan Budaya dengan 380 mahasiswa. Namun, hal yang menarik adalah tingginya partisipasi dari program studi non-olahraga dan non-seni, seperti program studi Teknik Informatika, Manajemen, dan Pendidikan yang secara keseluruhan mengirimkan 380 peserta.

“Ini menunjukkan bahwa minat terhadap olahraga dan seni bukan hanya dari mahasiswa program studi terkait, tetapi juga merata di seluruh kampus,” kata Andi Pratama, Koordinator Tim Panitia Festival, dalam wawancara eksklusif.

Antusiasme ini juga terlihat dari tingginya jumlah penonton yang hadir setiap hari. Panitia mencatat rata-rata 3.500 penonton per hari, termasuk dari kalangan masyarakat Kendari umum, keluarga mahasiswa, dan alumni universitas. Hal ini menunjukkan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ajang internal kampus, tetapi juga berkontribusi positif pada engagement dengan komunitas lokal.

Infrastruktur dan Pendukung Acara

Penyelenggaraan festival skala besar ini didukung oleh infrastruktur yang telah disiapkan dengan baik. Unit Pembangunan Kampus telah melakukan renovasi dan pengembangan fasilitas selama enam bulan terakhir, termasuk perbaikan lapangan olahraga utama, pemasangan sistem pencahayaan modern, dan pembangunan tribun penonton dengan kapasitas 5.000 orang.

Selain infrastruktur fisik, panitia juga menyiapkan sistem manajemen yang terstruktur. Terdapat 150 panitia yang terbagi dalam berbagai divisi, mulai dari divisi olahraga, seni, logistik, keamanan, hingga divisi kesehatan dan keselamatan kerja. Setiap divisi memiliki koordinator dan tim yang terlatih untuk memastikan kelancaran festival.

“Kami juga mengintegrasikan teknologi dalam penyelenggaraan festival ini, termasuk sistem penilaian digital untuk kompetisi olahraga dan seni, serta live streaming untuk memungkinkan mahasiswa yang tidak bisa hadir secara langsung tetap bisa menyaksikan pertunjukan,” terang Ir. Hendra Santoso, Kepala Unit Pembangunan Kampus, ketika diwawancarai pada 16 April 2026.

Dukungan finansial untuk festival ini berasal dari berbagai sumber, termasuk anggaran universitas, kontribusi dari organisasi mahasiswa, sponsorship dari perusahaan lokal, dan donasi dari alumni. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 1,8 miliar, dengan rincian terbesar untuk pengadaan hadiah, honorarium panitia dan juri, serta perbaikan infrastruktur.

Dampak dan Manfaat bagi Mahasiswa

Menurut berbagai pihak yang terlibat, penyelenggaraan Festival Olahraga dan Seni Budaya ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi mahasiswa. Pertama, festival ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi dan mengembangkan bakat mereka di bidang olahraga dan seni yang mungkin tidak didapatkan dalam pembelajaran formal di kelas.

“Saya berkesempatan untuk berkompetisi dalam kategori seni tari modern, padahal sebelumnya saya hanya menonton tarian di acara-acara kecil di kampus. Festival ini memberi saya kepercayaan diri untuk tampil di panggung besar,” ujar Siti Nurhaliza, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Semester 5, yang merupakan salah satu peserta kategori tari kontemporer.

Dampak kedua adalah penguatan sense of community di kalangan mahasiswa. Dengan melibatkan ribuan mahasiswa dan ribuan penonton, festival ini menciptakan momentum di mana komunitas kampus bersatu dalam satu tujuan yang positif. Hal ini juga terlihat dari tingginya kolaborasi lintas program studi dalam berbagai kegiatan festival.

“Kami memiliki tim yang terdiri dari mahasiswa Teknik Informatika, Desain Grafis, dan Manajemen yang bekerja sama untuk menangani aspek logistik dan teknologi festival. Kolaborasi ini mengajarkan kami tentang pentingnya teamwork lintas disiplin ilmu,” ungkap Muhammad Rizki, mahasiswa Program Studi Manajemen Semester 6 yang menjadi salah satu koordinator divisi logistik.

Dampak ketiga adalah peningkatan kesadaran tentang pentingnya gaya hidup sehat dan apresiasi terhadap seni budaya lokal. Melalui festival ini, mahasiswa tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai budaya yang terkandung dalam berbagai seni pertunjukan tradisional.

“Salah satu highlight dari festival ini adalah workshop seni tradisional yang kami adakan sebelum kompetisi dimulai. Kami mengundang praktisi dan seniman tradisional dari komunitas lokal untuk berbagi pengetahuan tentang teknik, sejarah, dan filosofi di balik setiap bentuk seni tradisional,” jelas Dr. Bambang Sutrisno dalam kesempatan yang berbeda.

Prestasi dan Pengakuan

Hingga pertengahan hari pada 17 April 2026, berbagai prestasi telah diraih oleh mahasiswa dan organisasi dalam festival ini. Dalam kategori olahraga, Fakultas Ilmu Olahraga berhasil meraih juara umum dengan perolehan 35 medali emas, 28 medali perak, dan 22 medali perunggu. Sementara itu, dalam kategori seni pertunjukan, prestasi terbagi ke berbagai program studi dengan kompetisi yang sangat ketat.

Salah satu pertunjukan yang mendapat sorotan khusus adalah pertunjukan tari kontemporer yang menggabungkan musik tradisional Sulawesi dengan gerakan tari modern, yang dipersiapkan oleh tim dari Program Studi Seni Rupa dan Musik. Pertunjukan ini mendapat standing ovation dari penonton dan dinilai sangat kreatif dalam mengintegrasikan budaya lokal dengan ekspresi seni kontemporer.

Pesan dari Pimpinan Universitas

Dalam sambutannya, Dr. Bambang Sutrisno menekankan bahwa festival ini adalah bagian dari visi Universitas Mandala Waluya untuk menjadi universitas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga dalam pengembangan karakter dan bakat mahasiswa secara holistik.

“Kami percaya bahwa olahraga dan seni adalah bagian integral dari pendidikan yang lengkap. Melalui festival ini, kami tidak hanya mengembangkan kemampuan teknis di bidang olahraga dan seni, tetapi juga mengembangkan nilai-nilai seperti disiplin, kerja keras, kreativitas, dan apresiasi terhadap keragaman budaya,” kata Dr. Bambang Sutrisno dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, rektor Universitas Mandala Waluya juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan festival ini, baik dari kalangan internal kampus maupun eksternal, termasuk pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat lokal.

Rencana Keberlanjutan

Merespons kesuksesan festival tahun ini, pihak universitas telah menunjukkan komitmen untuk menjadikan Festival Olahraga dan Seni Budaya sebagai agenda tahunan yang permanen dalam kalender akademik kampus. Ir. Hendra Santoso mengungkapkan bahwa evaluasi festival akan dilakukan secara komprehensif untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi dalam penyelenggaraan festival mendatang.

“Kami akan mengumpulkan feedback dari semua stakeholder, baik peserta, penonton, panitia, maupun sponsor. Tujuannya adalah untuk memahami apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki. Kami ingin festival tahun depan menjadi lebih besar, lebih inklusif, dan lebih berkontribusi pada pengembangan mahasiswa dan komunitas lokal,” tutur Ir. Hendra Santoso.

Selain itu, universitas juga berencana untuk mengembangkan infrastruktur lebih lanjut, termasuk pembangunan sports center modern dan performing arts center yang akan menjadi fasilitas permanen untuk mendukung aktivitas olahraga dan seni di kampus.

Penutup

Festival Olahraga dan Seni Budaya 2026 Universitas Mandala Waluya mencerminkan komitmen institusi pendidikan ini terhadap pengembangan mahasiswa secara menyeluruh. Melalui partisipasi 2.000 mahasiswa dari berbagai latar belakang program studi, festival ini telah menunjukkan potensi besar dalam membangun komunitas kampus yang dinamis, kreatif, dan menghargai keragaman budaya.

Dengan antusiasme yang tinggi dari mahasiswa, dukungan infrastruktur yang memadai, dan komitmen pimpinan universitas untuk keberlanjutan, Festival Olahraga dan Seni Budaya diharapkan menjadi tradisi berkelanjutan yang memberikan dampak positif jangka panjang bagi pengembangan mahasiswa dan penguatan identitas budaya kampus Universitas Mandala Waluya di Kendari.

Kesuksesan festival ini juga menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lain untuk memberikan perhatian yang lebih serius terhadap pengembangan aspek olahraga dan

More From Author

Unit Pembangunan Kampus Universitas Mandala Waluya Kendari Raih Akreditasi Institusional A, Komitmen Peningkatan Mutu Berkelanjutan

Mahasiswa UMW Raih Medali Emas Kompetisi Teknologi Nasional, Buktikan Keunggulan Unit Pembangunan Kampus Kendari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurabaya
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw